Tuesday, November 20, 2012

Teka-teki sebagai tradisi lisan Jawa


Teka-teki sebagai tradisi lisan Jawa

  • ·         Pitik walik saba kebun, opo? (Buah nanas)
(Ayam bulu terbalik keliaran di kebun, opo?)
  • ·         Ojo mudun-mudun yen during nggowo mrico sak kantong, apa? (Buah papaya)
(Jangan  turun-turun kalau belum membawa merica sekantong, apa?)
  • ·         Sego sak kepel direbung tinggi, opo? (Buah salak)
(Nasi segenggam dikrubung kutu kasur, apa?)
  • ·         Dikethok malah dhuwur, opo? (Celana)
(Dipotong semakin tinggu, apa?)
  • ·         Dileboake malah metu? (Kancing baju)
(Dimasukan justru keluar, opo?
  • ·         Cilik kuncitan, gedhe klambian, tuwo wudo, opo? (Jagung)
(Waktu kecil dikuncir, besar pakai baju, tua telanjang, apa?)
  • ·         Pak Demang klambi abang disuduk manthuk-manthuk, opo? (Ontong/bunga pisang)
(Pak Demang berbaju merah ditusuk manggut-manggut, apa?)

Friday, October 12, 2012

Renungan

Renungan

Suatu hari seekor burung berbaring terlentang di tengah sawah milik seorang petani. Petani itu menghampiri si burung dan berhenti mencangkul, " Mengapa kau berbaring terlentang dengan kaki di atas seperti itu? " tanya sang petani " Saya mendengar bahwa langit akan runtuh hari ini " jawab burung. " Apa kau pikir bahwa kau mampu menahan langit dengan kedua kaki kurusmu itu?". " Bukankah orang harus mengarjakan yang mampu ia perbuat!" sahut burung dengan tegas.

Friday, July 20, 2012

Speech Acts Analysis


“MASUK TANPA SALAM, KELUAR TANPA KEPALA”
I was visiting my friend’s rooming house. Before knocking her room, I stood at moment reading the utterance on a sticker “MASUK TANPA SALAM, KELUAR TANPA KEPALA” in front of her room’s door. For me, it was funny because it was my first time found that kind of utterance. I laugh at that moment. Then, I was thinking what the implied meaning behind that utterance.
Actually, this utterance is speech act. I imagined at that moment its real meaning (locutionary act) means that anyone who comes or enters this room without SALAM will get injure on her/his head or she/he will die. I though ones more about his utterance because it is impossible for anyone to do that.
Afterward, I deemed one more about the sticker which was patched on the room’s door of my friend by considering the situation of the environment. There must be an implied meaning (illocutionary act) behind it. The implied meaning itself is in the word “SALAM” and “KEPALA”. The rooming house of my friend is like a boarding school/cottage (pondok) but it is not scaring as like in formal boarding house. The word “SALAM” meant saying “Assalamualaikum”. The tradition of the people in that rooming house is everyone who comes in the room should say “Assalamualaikum”. Someone who is not saying SALAM when she is entering the room is like have no shame. The reflection here is for anyone who has no shame is like have no face. Have no shame means that have no decency. Therefore, if she has no face is better if she has no head. So, I assume that the meaning of the sticker which is scraped on the door is “SAY SALAAM IF YOU HAVE ANY DECENCY”.
So, after knowing the real meaning of the sticker, people who will enter the room should say salaam. As the result (perlocutionary act), they will knock the door and say salaam before coming in.

Saturday, June 30, 2012

kegagalan adalah jalan sukses

 Ada banyak sekali jalan menuju kesuksesan tapi terkadang untuk mendapatkan itu akan sekali banyak lubang, tembok atau apapun didepan kita. kesuksesan perlu beberapa modal dan pengorbanan. Disaat kita punya target yang akan kita gapai tapi lubang (halangan) pun selalu kita hadapi. Dalam menghadapi halangan seseorang hanya punya dua jalan yaitu maju atau mundur. kebanyakan dari kita yang gak berbekal kemungkinan akan mundur dari hal yang kita inginkan dikarenakan kita tidak bisa menghadapi halangan yang ada didepan. Jangan menyerah dan pantang mundururlah kawan karena kegagalan adalah suatu jalan untuk mendapatkan apa yang kita mau. Tapi kemungkinan saja kita yang baru tau kata "kegagalan adalah jalan sukses" bertanya tanya apa maksud dan artinya!!! kegagalan adalah jalan sukses, dari yang saya tau karena dari kegagalan itu kita tau letak kesalahan kita. Dari kesalahan itu kita bisa belajar bahwa nantinya jika kita menghadapi hal yang sama kita sudah tahu cara untuk mengatasinya.

Saturday, March 17, 2012

Sepucuk Surat dari Abah & Umi

~ Sepucuk Surat dari Abah & Umi ~

 

Anakku..

Ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku. Suatu ketika aku memecahkan piring atau menumpahkan sup diatas meja, karena penglihatanku berkurang, aku harap kamu tidak memarahiku.....

Orang tua itu sensitif selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.... 

Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan.... 
aku harap kamu tidak memanggilku "tuli!", mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya....

Friday, March 16, 2012

Pers dan Masyarakat Demokrasi

Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi di Indonesia
A.    Pendahuluan
            Secara umum, demokrasi dapat dipahami sebagai suatu istilah yang menggambarkan kondisi masyarakat yang memiliki kebebasan untuk menggunakan hak-hak individualnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam kehidupan bernegara, maka kedaulatan sepenuhnya berada ditangan rakyat.  Negara demokrasi adalah Negara yang mengikut sertakan partisipasi rakyat dalam pemerintahan serta menjamin terpenuhinya hak dasar rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu hak dasar rakyat yang harus dijamin adalah kemerdekaan menyampaikan pikiran, baik secara lisan maupun tulisan.
            Pers adalah salah satu sarana bagi warga Negara untuk mengeluarkan pikiran dan pendapat serta memiliki peraan yang penting dalam Negara demokrasi. Pers yang bebas dan bertanggung jawab memegang peranan penting dalam masyarakat demokrasi bagi Negara dan pemerintah yang demokratis.
            Proses demokrasi disebuah Negara tidak hanya mengandalkan parlemen tetapi juga ada media masa yang mana merupakan sarana komunikasi baik pemerintah dengan rakyat maupun rakyat dengan rakyat. Akses informasi melalui media masa ini sejalan dengan asas demokrasi, dimana adanya transformasi secara menyeluruh dan terbuka secara mutlak bagi warga Negara yang menganut paham demokrasi sehingga ada persebaran informasi yang merata.

B.     Pengertian Pers
            Istilah “pers” berasal dari bahasa Belanda, yang dalam bahasa Inggris berarti press. Secara harfiah pers berarti cetak dan secara maknawiah berarti penyiaran secara tercetak atau publikasi secara dicetak (printed publication).
Pengertian Pers Menurut Para Ahli
·         Wilbur Schramm, dkk dalam bukunya “Four Theories of the Press” mengemukakan 4 teori terbesar dari pers, yaitu the authoritarian, the libertarian, the social responsibility, dan the soviet communist theory. Keempat teori tersebut mengacu pada satu pengertian pers sebagai pengamat, guru dan forum yang menyampaikan pandangannya tentang banyak hal yang mengemuka di tengah-tengah masyarakat.
·         Sementara Mc. Luhan menuliskan dalam bukunya Understanding Media terbitan tahun 1996 mengenai pers sebagai the extended of man, yaitu yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lain dan peristiwa satu dengan peristiwa lain pada momen yang bersamaan.
·         Menurut Bapak Pers Nasional, Raden Mas Djokomono, Pers adalah yang membentuk pendapat umum melalui tulisan dalam surat kabar. Pendapatnya ini yang membakar semangat para pejuang dalam memperjuangkan hak-hak bangsa indonesia pada masa penjajahan belanda.
            Pers merupakan suatu lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang menjalani kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengelolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar serta data grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia.
            Pers juga merupakan suatu lembaga kemasyarakatan yang kegiatannya melayani dan mengatur kebutuhan hati nurani manusia selaku makhluk sosial dalam kehidupannya sehari-hari sehingga dalam organisasinya pers akan menyangkut segi isi dan akibat dari proses komunikasi yang melibatkannya.
            Dalam hal ini, pers mempunyai dua pengertian, yaitu pers dalam arti sempit dan pers dalam arti luas. Pers dalam arti sempit adalah media masa cetak seperti surat kabar, majalah, mingguan tabloid, dan sebagainya, sedangkan pers dalam arti luas meliputi media masa elektronik antara lain radio siaran dan televise siaran, sebagai media yang menyalurkan karya jurnalistik.
            Jadi, pers adalah lembaga atau badan atau organisasi yang menyebarkan berita sebagai  karya jurnalistik kepada khalayak. Pers dan jurnalistik dapat diibaratkan seperti

Wednesday, March 14, 2012

Contoh Berita Langsung (straight news)

Tugas UAS
Journalism I

PULUHAN MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA ARAB LAKUKAKAN AKSI DEMO
uluhan mahasiswa PBA yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli PBA UIN Maliki Malang melakukan aksi demo menuntut pengesahan sertifikat kelayakan mengaajar Akta 4 di gedung fakultas HUDAYA Senin pagi (19/12).
Puluhan mahasiswa PBA UIN Maliki Malang melakukan aksi demo di gedung fakultas HUDAYA. Mereka menuntut agar sertifikat kelayakan mengajar akta 4 bagi lulusan PBA segera dikeluarkan. Sebagai mahasiswa lulusan kependidikan, dengan otomatis mereka mendapatkan sertifikat menagajar akta 4, tetapi bukan bagi mereka lulusan PBA UIN Maliki Malang.
Welcome To My Blog And Enjoy Reading The Entries

Mau Tukar Link? Copy/paste code HTML berikut ke blog anda

Tips & Tutorial